Pelatihan Videografer Profesional dan Intensif di Jogja 2025
Puncatraining kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia melalui dukungan pada Pelatihan Videografer yang diselenggarakan pada 25–26 November 2025 di Yogyakarta. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam bidang produksi video, yang kini menjadi salah satu keterampilan penting bagi pelaku industri kreatif, UMKM, digital marketing, hingga dokumentasi perusahaan.
Program ini menghadirkan Mas Alwi Abdilah, seorang videografer profesional, sebagai narasumber utama. Beliau memiliki pengalaman luas dalam pembuatan konten video komersial, dokumenter, hingga video kreatif untuk berbagai platform digital.
Pelatihan diikuti oleh satu peserta yaitu Wahyudi, yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara intensif. Kehadiran Puncatraining dalam program ini menjadi wujud nyata dukungan perusahaan terhadap pengembangan kompetensi kreatif dan teknologi multimedia di Indonesia. Selama dua hari, Wahyudi mendapatkan pembekalan mulai dari teori dasar hingga praktik langsung produksi dan editing video, sehingga mampu memahami alur kerja videografi secara menyeluruh.
Materi pertama yang disampaikan adalah pengenalan videografi. Peserta mempelajari fungsi kamera, jenis lensa, pengaturan frame rate, teknik komposisi, serta dasar-dasar storytelling visual. Pada sesi ini, Wahyudi diperkenalkan bagaimana sebuah video dapat menyampaikan pesan yang kuat ketika dikembangkan dengan teknik dan konsep yang tepat. Pemahaman dasar ini menjadi fondasi penting sebelum masuk ke praktik pengambilan gambar secara langsung.
Sesi berikutnya adalah teknik pengambilan gambar, yang meliputi pemilihan sudut, framing, pergerakan kamera, serta cara menjaga stabilitas gambar. Mas Alwi memberikan contoh langsung dan membimbing peserta agar mampu menghasilkan rekaman yang profesional dan komunikatif. Peserta juga diajarkan bagaimana memilih sudut pengambilan gambar yang sesuai dengan tema dan mood video, sehingga visual yang dihasilkan lebih menarik dan informatif.
Praktik Produksi Video dari Pencahayaan hingga Editing
Materi selanjutnya adalah pencahayaan (lighting), yang menjadi salah satu kunci utama kualitas video. Peserta belajar membedakan cahaya alami dan cahaya buatan, teknik pencahayaan tiga titik, penggunaan reflektor, serta strategi memanfaatkan cahaya minimal agar hasil rekaman tetap memiliki karakter visual yang kuat. Wahyudi mendapat kesempatan mempraktikkan pengaturan cahaya pada berbagai kondisi untuk melihat efeknya secara langsung.
Setelah memahami pencahayaan, peserta memasuki tahap praktik produksi video. Wahyudi berlatih menyusun konsep sederhana, membuat storyboard, menentukan lokasi pengambilan gambar, hingga melakukan proses pengambilan gambar. Mas Alwi mendampingi secara langsung, memastikan peserta memahami alur kerja produksi mulai dari persiapan alat, pengaturan set, hingga pengambilan gambar yang efektif. Praktik ini memberikan pengalaman nyata dalam mengelola proses produksi dari awal hingga selesai.
Hari kedua fokus pada praktik editing video, di mana peserta mempelajari bagaimana menyatukan berbagai potongan cuplikan menjadi karya video yang utuh. Materi meliputi trimming, transisi, penataan audio, koreksi warna, hingga rendering. Wahyudi diajarkan cara menyusun alur cerita agar video memiliki ritme, estetika, dan pesan yang jelas. Proses editing ini menjadi tahap penting untuk mengubah rekaman mentah menjadi video berkualitas profesional.
Puncatraining menekankan bahwa kegiatan seperti ini memiliki dampak positif bagi pengembangan kompetensi kreatif, terutama di tengah peningkatan kebutuhan konten video di berbagai sektor. Dukungan ini sejalan dengan visi perusahaan untuk memperluas kontribusinya dalam meningkatkan kapasitas SDM, tidak hanya di bidang teknologi, tetapi juga di ranah digital dan multimedia.
Melalui pelatihan ini, Wahyudi memperoleh pengalaman menyeluruh mulai dari teori, praktik lapangan, hingga penyuntingan akhir. Pelatihan Videografer Jogja 2025 yang didukung Puncatraining diharapkan menjadi langkah awal bagi peserta untuk semakin percaya diri, kompeten, dan mampu menghasilkan karya video yang profesional, kreatif, serta relevan dengan kebutuhan industri kreatif dan bisnis di era digital.


