Pelatihan Nila Bioflok Pertamina Patra Niaga 2025

Tiga Karyawan PT Pertamina Patra Niaga Ikuti Pelatihan Budidaya Nila Sistem Bioflok 2025

Panggungharjo, 22 Juli 2025 – Tiga perwakilan dari PT Pertamina Patra Niaga mengikuti pelatihan intensif mengenai budidaya ikan nila dengan sistem bioflok yang diselenggarakan oleh Punca Training pada Selasa, 22 Juli 2025. Pelatihan ini diselenggarakan sebagai upaya peningkatan kapasitas dan pemahaman tentang metode budidaya perikanan yang efisien dan berkelanjutan.

Inovasi Bioflok untuk Perikanan Berkelanjutan

Pelatihan ini berfokus pada sistem bioflok, sebuah metode budidaya yang mengandalkan flok atau gumpalan mikroorganisme. Sistem ini bekerja dengan mengolah limbah budidaya menjadi pakan alami, sehingga secara signifikan mengurangi kebutuhan akan pergantian air dan pasokan pakan tambahan. Metode ini dikenal ramah lingkungan dan mampu meningkatkan efisiensi produksi.

Ketiga peserta pelatihan ini adalah karyawan dari PT Pertamina Patra Niaga, menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di berbagai sektor, termasuk perikanan. Keikutsertaan mereka diharapkan dapat membuka peluang baru atau mendukung inisiatif terkait ketahanan pangan dan ekonomi sirkular di lingkungan perusahaan atau komunitas.

Sesi Teori dan Praktik Lapangan

Pelatihan yang berlangsung pada 22 Juli 2025 ini dibagi menjadi dua sesi utama. Sesi pertama diawali dengan pemaparan materi komprehensif mengenai teori dan konsep dasar budidaya nila sistem bioflok. Materi meliputi aspek teknis, manajemen kualitas air, nutrisi ikan, hingga strategi penanganan hama dan penyakit yang umum terjadi.

Setelah pemaparan teori, kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik dan survei langsung ke kolam ikan nila. Sesi ini memberikan kesempatan berharga bagi peserta untuk melihat implementasi sistem bioflok secara nyata di lapangan. Mereka dapat berinteraksi langsung dengan kondisi kolam, mengamati proses budidaya, serta memperoleh pemahaman praktis yang lebih dalam, melengkapi pengetahuan teoretis yang telah didapat.

Pembahasan dan Dampak Potensial

Inisiatif pelatihan budidaya nila sistem bioflok ini selaras dengan tren global menuju pertanian dan perikanan berkelanjutan. Program ini diselenggarakan oleh pihak terkait, seperti yang diketahui, pelatihan serupa sering difasilitasi oleh Punca Training. Dalam konteks Indonesia, yang kaya akan sumber daya air, pengembangan akuakultur modern seperti bioflok menjadi sangat relevan untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bagi PT Pertamina Patra Niaga, partisipasi dalam pelatihan ini menunjukkan visi perusahaan yang tidak hanya terpaku pada sektor energi, tetapi juga peduli terhadap pengembangan potensi di sektor lain yang memiliki dampak sosial dan ekonomi. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan ini, para peserta diharapkan dapat menjadi agen perubahan. Mereka bisa saja mengaplikasikan metode bioflok dalam program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), membangun unit percontohan, atau bahkan menginspirasi inisiatif wirausaha berbasis perikanan di lingkungan mereka.

Penerapan sistem bioflok juga memiliki potensi untuk mengurangi jejak karbon dari aktivitas budidaya perikanan karena efisiensi penggunaan air dan pakan. Hal ini sejalan dengan upaya mitigasi perubahan iklim dan praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab. Ke depan, pelatihan semacam ini diharapkan dapat terus dilakukan untuk menyebarkan inovasi dan mendorong praktik budidaya yang lebih efisien dan ramah lingkungan di berbagai lapisan masyarakat dan korporasi.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para peserta dari PT Pertamina Patra Niaga dapat mengaplikasikan ilmu dan keterampilan baru yang mereka peroleh. Hal ini penting untuk pengembangan potensi di bidang perikanan, khususnya dalam menerapkan budidaya ikan nila sistem bioflok yang efisien dan berkelanjutan.