Koordinasi Catering dan Hiburan dalam Acara Penikahan

Saat menghadiri sebuah pesta pernikahan, pernahkah Anda melihat panitia mengenakan seragam yang sama dan menggunakan alat komunikasi? Ini disebut sebagai seseorang untuk koordinasi catering dan hiburan dalam acara pernikahan atau bisa disebut juga sebagai Wedding Organizer atau Planner. Nah tahukah anda apa saja fungsi dan tugas seorang koordinasi catering dan hiburan dalam acara pernikahan? Dan mengapa kebanyakan orang saat ini menggunakan jasa ini untuk menyelenggarakan acara pernikahan? Jika tidak tahu yukkk kita langsung saja simak artikel ini……

Fungsi dan Tugas Seseorang Koordinasi Catering dan Hiburan dalam Acaran Pernikahan :

1. Merencanakan Acara Pernikahan

Tim wedding Planner akan memberikan saran dan ide konsep acara yang sesuai dengan budget calon pengantin. Biasanya tim wedding planner profesional sudah memiliki paket detail untuk diberikan kepada calon pengantin. Paket pernikahan meliputi tempat, dekorasi, bahan, catering pernikahan, hiburan, dan banyak lagi. Setelah merencanakan acara pernikahan, wedding planner akan menjelaskan setiap proses perencanaan pernikahan yang dibutuhkan calon pengantin. Biasanya dalam hal ini akan diberikan referensi mengenai acara pernikahan yang sebelumnya diselenggarakan oleh tim wedding planner.

2. Mempersiapkan Acara Pernikahan

Setelah tercapai kesepakatan antara kedua mempelai dan tim Wedding Planner, maka pekerjaan Wedding Planner akan dimulai dari persiapan pesta pernikahan hingga penyelenggaraan acara. Dalam hal ini, tim pernikahan akan menghubungi kembali pihak keluarga untuk membicarakan beberapa aspek tambahan dalam acara pernikahan, seperti pengiring pengantin dan tamu.

3. Mencarikan Vanue

Tim ahli wedding planner akan membantu calon pengantin menemukan venue pernikahan yang sesuai dengan konsep dan tema yang diinginkan calon pengantin. Tak hanya mencari lokasi, tim wedding planner akan membandingkan satu gedung dengan gedung lainnya untuk mengetahui detail penyewaan venue pernikahan.

4. Mengatur Vanue Pernikahan dan Mengatur Keberlangsungan Acara

Ketika hari pernikahan tiba, Wedding Planner harus tiba di lokasi lebih awal untuk mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan kelangsungan acara. Menyelenggarakan pesta pernikahan yang lancar merupakan sebuah beban yang harus ditanggung oleh para wedding organizer. Sesuai dengan acara yang dipersiapkan, tim wedding organizer harus bisa tampil dengan baik.

5. Pasca Pernikahan

Tugas seorang wedding planner tidak hanya berhenti pada acara pernikahan saja. Setelah semua acara selesai, wedding planner harus bisa memastikan tidak ada aktivitas yang terlewatkan. Misalnya, tim pernikahan harus bisa memastikan mahar dan bingkisan pernikahan disimpan di tempat yang aman. Selain itu, tim perencana pernikahan juga harus memastikan kotak amplop disimpan di tempat yang aman. Tim perencana pernikahan harus bisa menjamin keamanan barang-barang berharga selama acara pernikahan.

Skill yang Dibutuhkan Jika Ingin menjadi Wedding Planner

1. Manajemen

Tugas utama penyelenggara adalah mengatur segala sesuatunya. Oleh karena itu, wedding organizer atau planner harus mempunyai kemampuan manajemen yang baik. Dari keterampilan manajemen waktu, manajemen anggota tim hingga manajemen materi pernikahan. Semua keterampilan ini akan membantu wedding planner mengembangkan rencana pernikahan sebagai wedding planner, event planner, dan memberikan tugas kepada setiap anggota tim.

Selain itu, keterampilan manajemen yang baik juga akan membantu mengelola detail kecil seperti tempat, daftar tamu acara, dan anggaran.

2.Komunikasi

Komunikasi adalah salah satu keterampilan yang diperlukan. Pasalnya mereka akan selalu berinteraksi dengan banyak pelanggan yang berbeda-beda. Tidak hanya sampai disitu saja, diperlukan juga komunikasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam acara pernikahan seperti toko bunga, fotografer, musisi, konsumen dan lain-lain.

Tentu saja, tanpa kemampuan komunikasi yang baik, ia tidak akan bisa menjalankan acara dengan lancar dan mudah kesulitan berkomunikasi dengan pihak lain.

3. Memecahkan Masalah

Pernikahan yang diselenggarakan terkadang tidak berjalan dengan lancar dengan cara ini tidak bisa menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Dalam situasi seperti ini, wedding planner harus mempunyai kemampuan pemecahan masalah atau problem solver yang baik.

4. Kerja Sama

Pekerjaan seorang wedding planner tidak akan jauh-jauh dari apa yang kita sebut dengan kolaborasi. Dalam kehidupan sehari-hari, ia akan selalu bekerja dalam tim, dan setiap anggota tim mempunyai tugasnya masing-masing. Tanpa kerjasama yang baik tentu pernikahan tidak akan berjalan mulus.

Kesimpulan :

Mengkoordinasikan catering dan hiburan di pesta pernikahan Anda merupakan hal penting yang harus dilakukan untuk memastikan acara berjalan lancar dan menyenangkan. Anda harus menentukan tema dan konsep acara, meneliti kualitas katering dan hiburan….

Baiklah terima kasih telah membaca artikel ini, semoga bermanfaat