Cara Fermentasi Jerami dengan EM4 untuk Pakan Kambing – Pakan berkualitas merupakan faktor penting dalam peternakan kambing yang sehat dan produktif. Kualitas pakan ini dapat ditingkatkan dengan berbagai macam cara, termasuk dengan proses fermentasi menggunakan EM4 atau Effective Microorganisms-4.
Nah, pada artikel ini, kami akan membahas tentang bagaimana cara fermentasi jerami dengan EM4 untuk pakan kambing yang lebih berkualitas.
Manfaat Menggunakan EM4 dalam Fermentasi Jerami
Sebelum kita masuk ke pembahasan inti, yakni bagaimana cara fermentasi jerami dengan EM4, penting bagi kita untuk mengetahui manfaatnya terlebih dahulu. Berikut ulasannya :
1. Meningkatkan Nutrisi
EM4 adalah campuran mikroorganisme yang efektif dalam menguraikan bahan organik. Ketika digunakan dalam fermentasi jerami, EM4 membantu mengubah komposisi nutrisi jerami, meningkatkan ketersediaan nutrisi seperti protein dan asam amino. Asam amino ini dapat membuat pakan kambing menjadi lebih bernutrisi.
2. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan
Proses fermentasi dengan EM4 dapat menghancurkan struktur serat kasar dalam jerami. Hal ini dapat membuat jerami menjadi mudah dicerna oleh kambing ternak. Dengan demikian, hal ini akan mengurangi risiko terjadinya masalah pencernaan dan meningkatkan penyerapan nutrisi pada kambing.
3. Mengurangi Limbah Jerami
Limbah-limbah jerami tak terpakai dapat dikelola secara tepat dengan mengolahnya menjadi pakan berkualitas melalui proses fermentasi EM4. Dengan demikian, risiko pencemaran lingkungan akibat limbah-limbah jerami ini pun akan menurun.
Cara Fermentasi Jerami dengan EM4 untuk Pakan Kambing
Setelah mengetahui manfaatnya, di bawah ini merupakan cara fermentasi jerami dengan EM4, sebagai berikut :
1. Siapkan Bahan dan Alat yang Diperlukan
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan. Anda memerlukan bahan pokok berupa jerami dan bahan pelengkap berupa starter EM4, garam dapur, gula merah dan air. Sedangkan, untuk peralatannya, Anda memerlukan tong wadah fermentasi, timbangan, dan alat pencacah berupa mesin APPO.
2. Cacah atau Potong Jerami
Jika Anda merasa bahwa jerami yang akan Anda gunakan memiliki ukuran yang terlalu panjang, maka Anda dapat mencacahnya dengan mesin APPO.
Dengan alat ini, Anda dapat memproses pengolahan pakan ternak Anda dengan mudah, efektif, dan efisien. Hal ini disebabkan oleh alat yang dapat memutar mata pisau secara otomatis. Dengan demikian, Anda tak perlu repot lagi untuk mencacah jerami secara menual yang melelahkan.
3. Timbang Jerami
Timbang jerami yang akan Anda fermentasi untuk mengukur seberapa banyak jumlah starter EM4 yang harus digunakan. Pada umumnya, untuk 100 kg jerami, Anda memerlukan starter EM4 Sebanyak 10 liter hingga 20 liter.
4. Persiapan EM4
Campurkan EM4 dengan air hangat untuk mengaktifkannya. Tambahkan juga gula merah dan garam ke dalam larutan EM4 sesuai dengan pedoman takaran, yakni 1-2 kg gula dan 500 gram garam.
Fungsi dari penambahan garam adalah untuk membantu mengendalikan pertumbuhan mikroorganisme yang tidak diinginkan. Sedangkan, gula merah memberikan makanan untuk mikroorganisme selama proses fermentasi berlangsung.
5. Campur Jerami dan Larutan EM4
Masukkan jerami ke dalam wadah, kemudian tuangkan larutan EM4 yang telah dicampur dengan garam dan gula merah. Aduk-aduk jerami hingga tercampur secara merata dengan larutan EM4.
6. Fermentasikan Bahan
Tutup wadah fermentasi dengan rapat kemudian tunggu proses fermentasi selama beberapa minggu. Selama proses fermentasi berlangsung, mikroorganisme EM4 akan mengubah komposisi dan struktur pada jerami.
7. Simpan dengan Baik
Setelah proses fermentasi berlangsung dan bahan pakan dirasa telah matang dengan sempurna, simpan jerami hasil fermentasi dalam wadah yang kedap udara. Dengan demikian, pakan dapat bertahan hingga kurun waktu yang cukup lama.
Sekian artikel ini kami sampaikan, semoga dapat bermanfaat bagi pertumbuhan ternak, terkhususnya untuk kambing ternak milik Anda.



