analisis budidaya ikan gurame 1000 ekor

Cara Mudah Pemijahan Ikan Gurame Praktis Bagi Pemula

Cara pemijahan ikan gurame yang penting untuk Pembudidayaan ikan gurame harus dikuasai. Anda dapat memproduksi benih ikan gurame sendiri sehingga budidayanya lebih menguntungkan. Maka dari itu, Anda juga bisa membuka usaha pembenihan ikan gurame. Saat ini populasi mulai banyak Pembudidaya yang melakukan budidaya pembesaran ikan gurame, sehingga kebutuhan benih ikan gurame yang unggul akan meningkat.

Melampau pemijahan ikan gurame yang tepat yaitu, Anda mesti menyeleksi benih ikan gurame yang unggul. Dengan bibit unggul, maka dapat meningkatkan tingkat produktivitas dan kecepatan pertumbuhan ikan gurame. Namun, kelemahannya dalam pemijahan ikan gurame yaitu dibutuhkan keahlian/keprofesianalan, sehingga Anda perlu mempelajari  teknik pemijahan yang tepat. Dalam artikel ini maka akan dibahas secara lengkap cara budidaya ikan gurame yang tepat, hingga tips sukses dalam pemijahan ikan gurame.

Prospek Usaha Pemijahan Ikan Gurame

  1. Bibit ikan yang unggul
  2. Kebutuhan akan bibit unggul
  3. Mengurangi biaya produksi

6 Cara Mudah Pemijahan Ikan Gurame

  1. Persiapan kolam pemijahan
  2. Pemilihan indukan ikan gurame
  3. Proses pemijahan ikan gurame
  4. Pemanenan telur ikan gurame
  5. penetasan telur ikan gurame
  6. Perawatan benih ikan gurame

 Cara Pemijahan Ikan Gurame Di Kolam Terpal

cara pemijahan ikan gurame

Cara budidaya ikan gurame di kolam terpal yang dilakukan secara alami dengan sistem massal. Artinya, pemijahan dilakukan secara serentak, dengan perbandingan induk jantan dengan betina yang disarankan adalah 1:2. Artinya, jika Anda menaruh 5 ekor pejantan, maka Anda bisa menaruh lebih dari 10 ekor indukan betina. Pemijahan dengan perbandingan ini bertujuan supaya pemijahan bisa lebih efektif. Sebab, hampir semua sel telur dari induk betina dapat dihasilkan oleh sel sperma.

Untuk lebih jelasnya, berikut contoh cara pemijahan secara alami:

  1. Masukkan 10 ekor induk betina ke dalam kolam, lalu diamkan selama beberapa jam.
  2. Masukkan 5 ekor induk jantan ke dalam kolam.
  3. Anda hanya perlu melakukan perawatan seperti biasa. Berikan pakan dan suplemen secara rutin.
  4. Campurkan 10 ml Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan ke dalam pakan ikan dan aplikasikan 1 kali sehari.
  5. Untuk perawatan rutin, aplikasikan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan dengan dosis 60 ml/m2 setiap 1 minggu sekali. Caranya, campurkan 60 ml/m2 Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan ke dalam 1 liter air. Kemudian semprotkan/kocorkan larutan tersebut ke seluruh permukaan air kolam.
  6. Lakukan penelitian, apakah telur ikan itu sudah dipijahkan oleh indukan ikan gurame. Lakukan pencatatan sarang dengan hati-hati. 

Prospek Usaha Pemijahan Ikan Gurame

  • Pemijahan ikan gurame memiliki peluang usaha yang bagus bagi Bapak/Ibu. Hal ini dapat kita lihat dari beberapa faktor di bawah ini.

Bibit Ikan Gurame Unggul

Pemijahan ikan gurame ini Anda dapat menemukan bibit ikan gurame yang unggul. Dari bentuk genetiknya, pemijahan dapat menyeleksi genetik ikan gurame yang baik dari segi kecepatan pertumbuhan maupun ketahanan penyakit.

Kebutuhan Akan Bibit Unggul

Permintaan pasar ikan gurame semakin hari semakin meningkat. Oleh karena itu, mulailah banyak Pembudidaya yang memulai bisnis pembesaran ikan gurame. Para Pembudidaya ialah mesti memerlukan bibit ikan gurame yang unggul sehingga bisa berpotensi menjadi konsumen Bapak/Ibu.

Mengurangi Biaya Produksi

Jika Anda membudidayakan ikan gurame untuk kepentingan dan produksi sendiri, maka melakukan budidaya ikan gurame sendiri dapat menurunkan biaya produksi. Anda tidak perlu lagi memproduksi benih ikan gurame yang harganya lumayan mahal.

Tips Membedakan Ikan Gurame Jantan & Ikan Gurame Betina

Gurame jantan mempunyai benjolan besar, sirip ekor berbentuk datar, pangkal sirip dada berwarna putih, bentuk dagu besar dan maju, penutup sisi kaku dan besar. Sedangkan gurame betina memiliki benjolan kecil, sirip ekor berbentuk kipas, pangkal sirip dada berwarna hitam, dagu lebih kecil dan tidak terlalu maju, penutup sisi halus dan terang.

Persiapan Kolam Pemijahan

Kebersihan kolam harus menjadi salah satu faktor keberhasilan dalam budidaya ikan gurame. Jadi Anda harus benar-benar bisa memastikan kolam yang akan digunakan sudah bersih. Caranya mudah, dengan cara menguras kolam selama 1-2 hari, baru diisi air seperempat dari tinggi kolamnya. Pasang sarang apung dari paralon dan kawat, jumlah sarang apung yang akan digunakan disesuaikan dengan jumlah betina yang akan dipijahkan. Kemudian diamkan kolamnya selama beberapa hari sebelum digunakan.

Bersihkan kolam dari sisa usaha sebelumnya, atau jika kolam Anda baru, pembersihan ini penting untuk menghilangkan unsur bahan-bahan kimia yang berbahaya pada terpal tersebut. Sesudah dibersihkan taburkan GDM SaMe Granule Bio Organic dengan takaran 150 gram/m2. Sesuaikan takaran dengan ukuran kolam renang Anda. Larutkan GDM Black BOS kedalam 1 liter air. Dosis yang disarankan adalah 50 gram/m2.

Periksa pH air kolam. Jika pH air kolam Anda <6, maka berarti pH air terlalu asam. Jadi, Anda disarankan untuk menaburkan kapur dolomit dengan takaran 25 gram/m2.

Ini adalah proses persiapan kolam pemandian. Selanjutnya, diamkan kolam tersebut selama beberapa hari. Ini bertujuan agar air yang ada dalam kolam dapat ditumbuhi plankton dan bakteri yang baik untuk ikan gurame.

Pertumbuhan plankton, bakteri baik dan mikroorganisme baik sangat penting untuk proses budidaya ikan gurame. Selain bermanfaat sebagai pakan alami, adanya mikroorganisme baik ini juga bisa menjadikan kolam seperti habitat asli ikan gurame. Tentu saja, hal itu bisa menjadikan ikan gurame terhindar dari stres, karena habitat asli ikan gurame adalah air rawa. Sehingga proses pemijahan ikan gurame bisa lebih cepat dan optimal.

Pilihan Indukan Gurame

cara pemijahan ikan gurame

Setelah mempersiapkan kolam, maka selanjutnya Anda harus memilih ikan gurame jantan dan betina yang bagus untuk digunakan dalam proses pemijahan. Berikut kriteria induk dalam proses pemijahan.

Indukan pejantan yang mau dikawinkan seharusnya sudah matang gonad. Akan tetapi, sebelum memilih indukan ikan gurame yang matang gonad, Anda mesti lebih tahu bagaimana ciri-ciri ikan gurame jantan. Ciri ciri ikan gurame yang sudah matang gonad yaitu,

  • Warna hitam gelap
  • Perut berbentuk sudut tumpul
  • Susunan sisiknya ditata seperti pada umumnya
  • Gerakan Tetap Lincah
  • Jika perutnya mengeluarkan cairan, maka akan keluar cairan putih (cairan sperma)
  • Berat antara 2,5-3kg
  • Umur minimal 2 tahun
  • Tampak tonjolan yang jelas pada alat kelaminnya

Ciri ciri ikan gurame betina yang sudah matang gonad memiliki ciri-ciri yang cukup jelas berbeda dibandingkan dengan indukan jantan. Berikut ini ciri-cirinya:

  • Warna hitam gelap
  • Perut tampak membulat
  • Susu kental manis nampak lebih renyah dan sedikit terbuka
  • Gerakan menjad lebih lamban
  • Meskipun perut buncit, tetap tidak mengeluarkan cairan putih (cairan sperma)
  • Berat antara 2,5-3kg/ekor
  • Umur minimal 2 tahun
  • Alat kelamin sudah berwarna merah
  • Perutnya terlihat membulat dan besar
  • Pada pangkal sirip dada berwarna terang dan putih

Pematangan Gonad Pada Indukan

Indukan yang akan dipijahkan seharusnya sudah matang gonad. Oleh karena itu, Anda harus bisa melakukan beberapa perawatan khusus untuk menjaga gonad. Untuk menjaga gonad, Anda disarankan untuk memberi pakan dan suplemen tambahan. Bagaimana teknisnya penambahan pakan dan suplemen tersebut.

Dalam pembenihan ikan gurame, untuk mendapatkan hasil optimal tentunya harus menggunakan induk yang sudah matang gonad. Karena pematangan gonad induk sangat cukup menentukan dan berpengaruh terhadap produksi telur pada ikan gurame, baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

Salah satu faktor yang sangat paling berpengaruh adalah pakan gurame. Pakan induk gurame memiliki peran yang sangat penting bagi pematangan gonad dalam menghasilkan telur dan perkembangan larva yang berkualitas. Namun kualitas pakan juga harus diperhatikan cara pemberiannya sehingga kematangan gonad induk dapat di capai pada tinggat yang optimal serta jumlah telur dan benih yang dihasilkan juga akan lebih maksimal lagi.

Pemanenan Telur Ikan Gurame

cara pemijahan ikan gurame

 

Setelah proses pemijahannya berhasil, maka saatnya Anda harus memanen telur ikan tersebut. Berikut ini ciri-ciri sarang yang sudah berisi telur dan teknis cara pemanenannya:

  1. Ciri-ciri sarang yang sudah ada telurnya munculnya lapisan minyak pada mukaan air, terutama di dekat sarang. Selain itu, tampak juga mulut disarangnya tertutup dan dijaga oleh induk laki-laki. Aroma teman juga mulai tercium pada air kolam.
  2. Untuk memastikan sarang yang sudah terisi telur, Anda bisa menusukkannya pada jaring-jaring di sarang tersebut. Jika sudah siap panen, maka telur akan keluar ke permukaan.
  3. Jika Anda sudah mendapat ciri-ciri tersebut, segera lakukan pemanenan telur dengan cara mengangkat sarang secara perlahan di lahan. Lakukan pengangkatan pada pagi hari atau sore hari.
  4. Ciri-ciri telur yang sudah berbuah dan berkualitas baik yakni telur yang berwarna kuning bening.
  5. Ciri-ciri telur yang tidak berbuah dan kualitasnya buruk yaitu telur yang berwarna kuning keputihan dan pucat
  6. Derajat pembuahan pada telur atau presentase telur yang terbuahi dari jumlah telur yang dikeluarkan pada proses pemijahan yang baik adalah >53,54%.
  7. Umumnya, 1 ekor gurame betina bisa menghasilkan telur>2.500 butir.
  8. Lakukan seleksi pada telur tersebut. Pada telur yang tidak berbuah, letakkan pada wadah tersendiri. Sedangkan telur yang sudah berbuah, letakkan di akuarium dengan ukuran 1,5 X 0,5 m X 0,5 m.

Penetasan Telur Ikan Gurame

Proses penetasan telur ikan gurame dapat berlangsung selama 40 hingga 72 jam. Jika cuaca di lingkungannya dingin maka telur akan lebih lama menetas. Jika cuacanya panas maka telur lebih cepat menetas.

Langkah selanjutnya adalah Anda dapat memasang sarang apung dari serabut kelapa atau ijuk. Jumlah sarang apung disesuaikan dengan jumlah betina yang akan dipijahkan, kemudian diamkan kolam selama beberapa hari sebelum digunakan.

Bila telah dipastikan bahwa sarang yang berisi telur, maka telur dapat dipanen dan dipindahkan ke tempat penetasan telur. Panen dilakukan dengan mengangkat sarang secara hati-hati ke dalam wadah yang berisi air kolam. Hal tersebut dimaksudkan agar kondisi air tidak berubah untuk meminimalkan kematian telur.

Perawatan Benih Ikan Gurame

Setelah 3 sampai 4 hari menetas, benih ikan dimasukkan ke dalam kolam perawatan. Pada kolam perawatan ini benih ikan akan membesar sampai ukurannya sebesar 2-3 cm. Proses ini dapat berlangsung selama 14-15 hari. Kemudian benih ikan dapat dijual atau dimasukkan ke kolam pembesaran untuk proses budidaya selanjutnya.

Tips Sukses Pemijahan Ikan Gurame

  1. Kondisi Lingkungan
  • Anda harus memperhatikan bahwa kondisi lingkungan saat pemeliharaan, mulai dari suhu kolam yang optimal pada 28 derajat celcius, pH air 6-7 dan kebersihan kolam.

    2. Pakan

  • Dua minggu sebelum proses pemijahan Anda juga perlu memberikan pakan kepada indukan yang memiliki kualitas tinggi.

    3. Pemanenan Telur

  • Pada saat pewarnaan telur, pastikan telur tidak mengalami kerusakan. Anda perlu berhati-hati saat memindahkan telur.

Kesimpulan Pemijahan Ikan Gurame

Kesimpulan artikel diatas menjelaskan tentang cara-cara pemijahan ikan gurame, Jika anda ingin melakukan pemijahan ikan gurame yang benar bacalah artikel tersebut & pahamilah artikelnya. 

Bagi anda yang ingin mengembangkan bisnis pemijahan gurame, anda bisa mengikuti pelatihan budidaya ikan gurame. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas dan memperhatikan tips suksesnya, Anda dapat memijahkan ikan gurame dengan mudah dan praktis, bahkan bagi pemula sekalipun.